![]() |
| Ilustrasi: GeminiAI |
WarBeT, Alhamdulillah
kita sudah memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H.
Sebelum
berpuasa, ada kesunnahan untuk santap sahur. Apakah WarBeT termasuk orang yang
masih merasa berat untuk bangun sahur?
Nah,
baiknya kita simak kulikan berikut, semoga bisa menjadi motivasi agar semangat
bangun sahur.
Sahur Adalah Modal
Secara
fisik, santapan sahur menjadi modal bagi
tubuh karena pada saat santap sahur kita menyiapkan nutrisi yang diperlukan
tubuh dalam menjalani puasa sehari penuh, sejak fajar hingga Maghrib. Dengan
sahur ini, bukan saja kita bisa menjaga Kesehatan tubuh, tapi juga menjaga agar
aktivitas keseharian kita bisa terlaksana.
Secara
spiritual, santap sahur memiliki banyak makna.
Pertama dia menjadi sumber keberkahan.
Sabda Nabi SAW "Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya
di dalam sahur itu terdapat berkah." (HR. Bukhari dan Muslim). Makanya kita harus mengusahakan
untuk tidak meninggalkan santap sahur ini.
Dalam riwayat
lain disebutkan bahwa Abdullâh bin Umar r.a. meriwayatkan hadits dengan lafazh:
“Allâh dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur” HR.
Ibnu Hibban dan Ath Thabrani)
Kedua, Nabi SAW juga bersabda bahwa sahur
menjadi pembeda puasanya Umat Islam dengan Umat lainnya. Nabi Muhammad SAW
bersabda: "Yang membedakan antara puasa kita dan puasa Ahli
Kitab adalah makan sahur." (HR. Muslim).
Pembeda
berarti menegaskan identitas. Maka memang seharusnya kita kaum Muslimin menegaskan
jati diri kita, meski dengan cara yang terlihat sederhana seperti santap sahur
ini.
Keistimewaan di Waktu Sahur
Menurut
Nabi, waktu sahur yang optimal adalah di penghujung waktu, mendekati waktu
fajar (Shubuh) bukan jauh sebelumnya. Diriwayatkan
Ibnu Abbas r.a. dari Zaid bin Tsabit r.a., beliau berkata: Kami bersahur
bersama Rasûlullâh SAW, kemudian beliau pergi untuk shalat.” Aku (Ibnu Abbas)
bertanya, “Berapa lama antara adzan dan sahur?” Beliau menjawab, “Sekitar
50 ayat.”
Dalam
hadits lainnya, diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Umatku
senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa dan
mengakhirkan sahur.” (HR. Ahmad)
Nah, waktu
sahur ini bertepatan juga dengan sepertiga malam terakhir yang merupakan waktu
mustajab untuk berdoa. Dari Abu Hurairah r.a. diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW
bersabda: “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir
pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: Orang yang berdoa kepada-Ku, akan Aku
kabulkan. Orang yang meminta sesuatu kepada-Ku, akan Kuberikan. Orang yang
meminta ampunan dari-Ku, akan Kuampuni.”(HR. Bukhari dan Muslim). Jadi, di
waktu sahur ini, perlu juga kita berfdoa dan beristighfar sebanyak-banyaknya.
Meneladani Sunnah Nabi Muhammad SAW
Melaksanakan
sahur ini selain menjadi upaya mendapatkan berbagai keutamaan di atas, juga
merupakan bentuk ketaatan kita kepada Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan
sunnahnya. Dengan menaati sunnah beliau SAW, kita berharap dapat tercatat
sebagai bagian dari pengikut Nabi SAW dan berharap akan mendapatkan syafa’atnya
di Hari Kiamat kelak.
Kiat Praktis Bangun Sahur
Buat WarBeT
yang masih berat untuk bangun sahur, ada beberapa Tips Praktis yang bisa
dicoba:
- Jangan tidur
terlalu larut. Tubuh kita butuh istirahat, diantaranya dengan tidur. Istirahat
ini harus cukup. Maka untuk menjaga kecukupannya, jangan tidur terlalu larut
agar nanti bisa bangun lebih awal. Untuk keperluan ini, perlu juga kita jaga
agar tidak mengkonsumsi kafein sebelum tidur.
- Pasang alarm.
Memasang alarm perlu kesadaran penuh dan niat yang kuat. Artinya ketika menyetel
alarm, kita sudah niatkan untuk bangun pada saat alarm menyala, bukan sekedar
reflek mematikan alarm lalu lanjut tidur lagi!
- Jangan lupa berdoa. Doa dan dzikir sebelum tidur harus dibaca kemudian mohon kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan untuk bangun sahur.
Dengan
kiat-kiat praktis tersebut, semoga WarBeT bisa bangun sahur dengan semangat.
Nah,
WarBeT, dengan berbagai keutamaan serta Tips di atas, semoga bisa menjadi
motivasi bagi kita untuk semangat bangun pagi-pagi dan bersantap sahur.
Selamat melaksanakan
ibadah-ibadah di Bulan Ramadhan 1447 H ini. Semoga Allah SWT memberkahi kita
dengan kekuatan, kesehatan, petunjuk dan pertolongan-Nya sehingga kita bisa melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini dengan lancar.
/Tto
