🔴 UPDATE
Memuat berita terbaru...

Keikhlasan Baru Terlihat Ketika Tidak Lagi Mendapatkan Panggung

ilustrasi seorang yang minder dengan muridnya 

Maka itulah salah satu tanda keikhlasan yang sejati. Ia tidak lagi sibuk mempertahankan citra dirinya. Yang ia perjuangkan hanyalah agar agama Allah semakin dimuliakan, siapa pun perantaranya.

Ukuran Ikhlas Bukan Sorotan Manusia.

Keikhlasan bukan berarti semua orang mengetahui besarnya pengorbananmu.
Keikhlasan justru tetap hidup ketika tidak ada seorang pun yang mengingat jasamu.
Keikhlasan tetap kokoh ketika orang lain menuai hasil dari benih yang dahulu engkau tanam.

Keikhlasan tetap tenang ketika pujian berpindah kepada orang lain.
Karena orientasinya bukan manusia, melainkan Allah.

Muhasabah untuk Setiap Aktivis Dakwah
Bagi para pendidik, murabbi, dai, pengurus organisasi, maupun siapa saja yang beramal di jalan Allah,
hendaknya sering bertanya kepada diri sendiri:

  • Apakah aku tetap bersemangat jika namaku tidak pernah disebut?
  • Apakah aku tetap bekerja ketika orang lain mendapatkan penghargaan
  • Apakah aku tetap bahagia melihat kader, murid, atau adik binaanku lebih terkenal dariku?
  • Apakah aku benar-benar menginginkan kemenangan Islam, atau diam-diam ingin kemenangan itu selalu dikaitkan dengan diriku?
Pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjaga hati agar tetap lurus.

Penutup
Seseorang bisa saja mengira dirinya telah ikhlas. Namun Allah memiliki cara untuk menguji setiap pengakuan. Kadang ujian itu hadir dalam bentuk hilangnya pujian.

Kadang dalam bentuk terlupakannya nama.
Kadang dalam bentuk keberhasilan orang lain atas sesuatu yang dahulu kita tanam.
Maka jangan takut apabila Allah sedang menyembunyikan namamu.

Yang perlu ditakutkan adalah ketika amal terlihat besar di hadapan manusia, tetapi belum sepenuhnya bersih di hadapan Allah.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita hati yang benar-benar ikhlas, hati yang lebih mencintai ridha Allah daripada pujian manusia, serta menjadikan setiap amal kita murni hanya untuk mengharap wajah-Nya semata.

ditulis oleh
[/Ust. Aunur Rafiq Saleh Tamhid, Lc]


REPORTER DAN EDITOR PORTAL BERITA PKS: Hamzah Sidik | Agung Tazka | Toto Abi Ihsan
Lebih baru Lebih lama