![]() |
| Ilustrasi: GeminiAI |
Teman-teman,
di ujung tahun 2025 ini, apakah sudah punya rencana aktivitas buat tahun 2026
nanti? Kalau sudah, Alhamdulillah. Kalau belum, nah…
Ini ada beberapa
catatan supaya kita bisa punya aktivitas yang terarah dan terlaksana dengan
baik sehingga kita bisa beroleh banyak manfaat.
Yuk, kita
kulik bareng-bareng
Niat kuat
Pertama-tama
yang harus kita punya adalah niat yang kuat. Niat yang kuat ini sangat perlu
karena para Setan, si penggoda, pasti akan berusaha menjauhkan kita dari
berbagai aktivitas kebaikan. Mereka akan berupaya sekuat tenaga agar kita tidak
mau berbuat baik.
Hal pertama
yang mereka lakukan adalah berupaya agar kita tidak berniat untuk melakukan
kebaikan. Sebabnya adalah: setiap niat kebaikan yang kita canangkan di dalam
hati akan ditulis oleh Malaikat sebagai satu kebaikan! Bila kita berhasil membuat
niat untuk berbuat kebaikan di dalam hati kita, Setan sudah kalah 1 set!
Hati-hati
juga dengan upaya Setan menggangu kita saat akan berniat. Kadang kita dibuat
ragu. Misalnya mau berangkat ikut kajian ternyata terlihat cuaca mendung,
akhirnya karena takut hujan kita tidak jadi berangkat. Atau tidak jadi
berangkat hanya karena tidak ada teman. Barangkali ada yang relate? Atau ada
yang punya keraguan-keraguan lain? Waspadalah! Keraguan itu biasanya timbul
dari bisikan Setan.
Niat tepat
Hal kedua yang
harus kita miliki adalah niat yang tepat. Artinya kita harus punya alasan yang tepat:
kita melakukan suatu aktivitas hanya
karena Allah SWT, bukan karena ingin viral atau fyp, misalnya.
Di tahap
ini, Setan pasti juga akan bermain, karena pada dasarnya Setan tidak akan
melepaskan setitik kesempatan pun untuk menggoda kita. Maka, selain godaan alasan viral atau fyp, akan disiapkan 1001
alasan lainnya, yang penting alasannya bukan karena Allah SWT.
Oleh
karenanya niat yang tepat harus terus membersamai niat yang kuat dan saling
melengkapi, menjadi niat yang kuat dan tepat. Kombinasi ini bakal jadi senjata
ampuh menghadapi godaan Setan.
Rencana cermat
Setelah
niat, kita juga perlu, nih, menyiapkan rencana yang cermat.
Setiap persiapan
aktivitas itu perlu ada ilmunya, bahkan untuk aktivitas yang remeh dalam
kehidupan sehari-hari. Mengambil air dari dispenser, misalnya. Umumnya
dispenser kan, ada keran buat air dingin/biasa dan ada keran buat air
hangat/panas. Maka kita harus punya “ilmu” agar mendapatkan air yang sesuai
dengan kebutuhan/keinginan kita. Belum lagi ada adab yang harus dimiliki,
misalnya mengucap Basmalah sebelum membuka keran air, lalu mengucap hamdalah
setelah selesai.
Buat hal
yang terlihat remeh seperti mengambil air dari dispenser saja membutuhkan adanya
ilmu, maka aktivitas lain, yang lebih
kompleks pasti juga butuh ilmu.
Terkait
rencana yang cermat, kita juga perlu hal-hal lain untuk dipikirkan di awal,
misalnya perlengkapan yang diperlukan, rute yang akan diambil (misalnya akan
melakukan perjalanan), dan biasanya hal yang sangat penting adalah: pendanaan.
Itu tadi 3
hal utama yang mesti kita perhatikan untuk aktivitas kita yang akan datang.
Selain itu ada dua hal penting yang perlu diingat:
- Langkah pertama akan sangat berat. Ibarat mesin, tarikan pertama dari keadaan diam menjadi bergerak pasti membutuhkan energi yang lebih besar. Makanya kita perlu ingat bahwa langkah pertama memang memerlukan perhatian ekstra. Jangan sampai dilalaikan.
- Meski Langkah pertama sangat berat, perlu kita ingat bahwa yang lebih berat lagi adalah berupaya untuk terus melangkah meski banyak yang menghambat. Ini kembali ke soal Setan yang tidak pernah rela melihat kita melakukan kebaikan. Pasti akan dibuat berbagai cara supaya kita berhenti melangkah. Sebab setiap langkah kita dalam kebaikan adalah kerugian besar buat Setan.
Nah, setelah
membaca kulikan di atas, sekarang waktunya kita rancang aktivitas kebaikan kita
di 2026. Jika ada yang mau berbagi rencananya di sini, silakan dikirim, ya…
Barangkali saja ada teman-teman lain yang bisa berbagi atau bahkan berkolaborasi.
Yuk,
digas..!
/Tto
