Memulai Tahun 2026 dengan Niat Baik dan Optimisme

 

Ilustrasi: GeminiAI

WarBeT – Warga Bekasi Timur-, tak terasa kita sudah memasuki tahun 2026. Tahun Baru ini menandakan awal baru bagi banyak hal. Jika kita juga mau menjadikan awal tahun ini sebagai awal kebaikan-kebaikan dalam aktivitas kita, ada setidaknya dua modal yang perlu kita punyai di awal tahun ini.

 

Kuy, ikuti kulikannya.

 

Niat Baik

 

Modal yang utama dan pertama-tama harus kita miliki adalah niat baik. Karena segala amal perbuatan awalnya dari niat.

 

Niat adalah tonggak awal yang menjadi titik kita memulai aktivitas dan tolok ukur awal yang menentukan nilai aktivitas kita.  

 

Sebagai tonggak awal, niat kita harus baik dan benar, karena tonggak awal yang buruk dan salah akan menyebabkan keburukan dan kesalahan dalam aktivitas kita. Misalnya kita hendak melakukan aktivitas pengumpulan dana bantuan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana di Sumatera dan daerah-daerah lain di Indonesia. Niat awalnya haruslah karena Allah. Kita prihatin dan merasa berkewajiban membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban. Niat yang baik dan benar ini jangan diganti dengan niat lain, misalnya agar menjadi viral, FYP, trending topics, nambah follower dan sebagainya.

 

Niat yang baik, selain menjadi tonggak awal kebaikan aktivitas kita, juga menjadi tolok ukur awal tentang nilai kebaikan aktivitas kita. Niat menolong karena Allah sebagaimana disebutkan tadi, akan memberi nilai kebaikan bagi aktivitas kita, setidaknya dalam pandangan Allah. Dan justru ini nilai yang terpenting! Bisa jadi niat Ikhlas kita menolong saudara kita tidak tertangkap kamera, atau luput dari liputan media, tapi yakinlah bahwa itu tidak akan pernah luput dari catatan amal kebaikan kita di sisi Allah!

 

Satu hal lagi yang patut diperhatikan adalah: Niat baik adalah satu catatan kebaikan tersendiri. Jadi, bahkan sebelum aktivitas dilaksanakan, niat baik kita sudah akan memnjadi catatan kebaikan kita di sisi Allah. Maka jika di awal tahun ini kita memiliki banyak niat baik, silakan saja dicatat sendiri terlebih dahulu, dibuatkan semacam wishlist – masukkan dalam keranjang, sehingga seiring berjalannya waktu kita bisa melihat dan mengingat kembali niat baik mana yang belum kita laksanakan.

 

Optimisme

 

Modal kedua yang harus kita miliki adalah perlunya kita memiliki optimisme. Sikap ini bukan arogansi atau penafian atas kondisi kita, tapi justru menjadi semacam bukti bahwa kita merasa sadar akan ketergantungan kita kepada Yang Maha Kuasa, namun di saat bersamaan kita yakin bahwa Allah selalu membersamai, menguatkan dan menunjukkan jalan-jalan terbaik selama kita dekat dan menetapi jalanNya

 

Optimisme ini bukan sekedar dibangun di atas prestasi kita di masa lalu. Jika pun ada prestasi, itu kita yakini sebagai bagian dari karunia-Nya. Keberhasilan masa lalu adalah pelajaran tentang satu cara baik dalam memecahkan masalah pada masa dan tempatnya. Di masa depan dan di tempat yang berbeda, cara itu mungkin bisa diulang, tapi mungkin juga harus diubahsuaikan.

 

Kegagalan di tahun-tahun lalu jangan dijadikan alasan untuk kehilangan optimisme. Justru kegagalan itu harus dijadikan modal untuk terus tegar melangkah. Soalnya, dengan adanya kegagalan, paling tidak kita sudah tahu satu cara atau satu jalan yang salah, sehingga kita tidak akan menempuhnya kembali. Kita bisa mencari cara lain atau jalan baru.

 
Siap Melangkah!

 

Semoga dengan kulikan di atas, WarBeT – Warga Bekasi Timur – menyadari dan mulai mengumpulkan modal bagi langkah-langkah kita di tahun 2026 ini.

 

Selalu Berniat Baik dan Tetap Optimis!

 

/Tto

Berita Pilihan

أحدث أقدم