ilustrasi seseorang yang terasa berat meninggalkan tarbiyah
MATERI TARBIYAH - ADA orang yang semangat mengikuti tarbiyah ketika suasana hati sedang baik. Rajin hadir ketika masalah belum banyak. Rajin hadir ketika hidup sedang tenang.
Tetapi tarbiyah yang sebenarnya bukan tentang seberapa kuat kita memulai. Tarbiyah adalah tentang seberapa lama kita mau bertahan. Sebab perjalanan menuju Allah bukan perjalanan sehari atau dua hari. Ia adalah perjalanan seumur hidup.
Allah Ta'ala berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah,’ kemudian mereka istiqamah, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka...” (QS. Fussilat: 30)
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah,’ kemudian mereka istiqamah, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka...” (QS. Fussilat: 30)
Istiqamah berarti tetap berjalan, meskipun langkah kita terkadang kecil. Ada saatnya kita bersemangat. Ada saatnya kita lelah. Ada saatnya iman terasa naik. Ada saatnya hati terasa kering. Tetapi jangan pernah berhenti.
Begitulah tarbiyah. Ia bukan hanya tentang bertambahnya ilmu, tetapi tentang berubahnya kehidupan. Dari tidak tahu menjadi tahu. Dari tahu menjadi mau. Dari mau menjadi mampu. Dari mampu menjadi terbiasa. Dan dari terbiasa menjadi karakter.
Karena itu, jangan meremehkan pertemuan tarbiyah yang sederhana.Mungkin hari ini hanya duduk bersama. Mungkin hanya mendengarkan satu nasihat. Mungkin hanya membaca beberapa ayat. Mungkin hanya saling mengingatkan dalam kebaikan. Tetapi kita tidak pernah tahu, amal kecil mana yang menjadi sebab Allah menjaga hati kita.
Jangan berhenti hanya karena merasa belum banyak berubah. Teruslah ditarbiyah dan teruslah mentarbiyah diri. Sebab hati manusia mudah berubah. Hari ini kita kuat, besok bisa lemah. Hari ini kita taat, besok bisa lalai. Hari ini kita menangis karena Allah, besok mungkin hati kembali keras. Maka kita membutuhkan tarbiyah bukan karena kita sudah baik, tetapi karena kita ingin tetap berada di jalan kebaikan.
Jangan menunggu menjadi sempurna untuk terus belajar. Justru karena kita belum sempurna, kita membutuhkan tarbiyah. Dan jangan pernah merasa terlalu tua untuk ikut tarbiyah, terlalu sibuk untuk belajar, atau terlalu banyak ilmu untuk dinasihati. Sebab selama kita masih hidup, kita masih membutuhkan pengingat.
Istiqamahlah dalam tarbiyah.
- Datanglah ketika semangat.
- Datanglah ketika lelah.
- Datanglah ketika bahagia.
- Datanglah ketika sedang banyak masalah.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang tidak hanya pandai memulai kebaikan, tetapi juga istiqamah menjalaninya hingga akhir hayat.
“Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu.”
ditulis oleh
[/Satria Hadi Lubis]
te.me/satriahadilubis
