![]() |
| Ilustrasi: GeminiAI |
WarBeT – Warga Bekasi Timur-, Alhamdulillah kita sudah bertemu
kembali dengan hari Jumat. Hari Jumat adalah “pemimpin” hari-hari dalam
sepekan.
Di hari Jumat ada berbagai aktivitas ibadah yang dianjurkan
dalam Islam, salah satu kegiatan yang disunnahkan adalah memperbanyak membaca
shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Nah, WarBeT, agar kita tambah semangat dalam bershalawat,
yuk kita kulik sedikit hal-hal terkait shalawat ini.
Amalan yang Dilakukan Allah
Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah salah satu amalan
yang Istimewa. Menurut para ulama, berbagai macam amal ibadah diperintahkan
dan dianjurkan Allah untuk dilaksanakan oleh manusia, misalnya Shalat, Puasa
dan Zakat. Tetapi khusus amalan shalawat ini, Allah bukan hanya memerintahkan
dan menganjurkan agar manusia melakukannya, bahkan Allah memberitakan bahwa
Allah dan para Malaikat juga bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Di dalam Al Qur’an surat Al Ahzab ayat 56 Allah berfirman
yang artinya, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk
Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah
salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
Di dalam Tafsir Tahlili yang diterbitkan Kementerian Agama
RI, disebutkan bahwa tafsir ayat ini adalah, “Sesungguhnya Allah memberi
rahmat kepada Nabi Muhammad, dan para malaikat memohonkan ampunan untuknya.
Oleh karena itu, Allah menganjurkan kepada seluruh umat Islam supaya bersalawat
pula untuk Nabi saw dan mengucapkan salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
Nah, jika Allah SWT dan para Malaikat saja bershalawat
kepada Nabi Muhammad SAW, mengapa kita enggan atau malas bershalawat kepada
Beliau?
Anjuran Memperbanyak Shalawat
Ada banyak waktu yang menurut para Ulama menjadi waktu utama
untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Diantaranya sewaktu akan memanjatkan
doa – permohonan kepada Allah SWT -, Ketika menyebut, mendengar dan menulis
nama Nabi Muhammad SAW, dan pada hari Jum’at.
Berkaitan dengan anjuran bershalawat pada hari Jum’at ini
ada hadits Nabi Muhammad SAW dari ‘Aus bin ‘Aus, beliau berkata: “Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya di antara hari-hari
yang paling afdhal adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah shalawat untukku pada
hari itu, karena sholawat kalian akan sampai kepadaku.” (Hadits ini
diriwayatkan oleh Abu Daud, Imam Ahmad dan Al Hakim).
Berdasarkan hadits tersebut, jelas bahwa ada anjuran untuk
memperbanyak shalawat di hari Jum’at. Makanya ga usah ragu dan segan apalagi
malas untuk memperbanyak shalawat, khususnya di hari Jumat.
Jangan Berhenti Bershalawat dan Jangan Berhenti di Shalawat
WarBet, meskipun ada kesunnahan bershalawat di hari Jumat,
jangan terus beranggapan bahwa kesunnahan di hari Jumat hanya bershalawat saja.
Masih ada banyak kesunnahan-kesunnahan lain di hari Jumat.
Aktivitas-aktivitas lain yang disunnahkan berdasarkan teladan
Nabi SAW diantaranya bersedekah, membaca doa, banyak berdzikir dan
beristighfar, membaca surat Al Kahfi. Selain itu, bagi kaum Muslimin yang hendak berangkat shalat Jumat, ada beberapa kesunnahan lainnya, seperti mandi sebelum
berangkat Shalat Jumat dan datang ke Masjid untuk shalat Jumat lebih awal.
Tuh, kan. ada banyak kesunnahan di hari Jumat. Makanya siapkan
diri kita agar jangan sampai kesunnahan-kesunnahan itu terlewat!.
Makanya pesan penting di setiap hari Jumat adalah: jangan
berhenti bershalawat, dan juga jangan berhenti hanya di shalawat.
/Tto
