🔴 UPDATE
Memuat berita terbaru...

Jangan Salah Memilih, Karena Akhirat yang Menentukan

gambar sebuah pilihan antara selamat atau celaka


RENUNGAN TARBIYAH - Di dunia, kita merasa punya banyak pilihan. Kita memilih pekerjaan, memilih pasangan, memilih teman, memilih tempat tinggal, memilih apa yang ingin dimiliki, bahkan memilih jalan hidup yang ingin ditempuh.

Tetapi ada satu hal yang sering kita lupa: Pilihan-pilihan kita di dunia akan menentukan bagaimana kita dipilih di akhirat.

Di dunia kita bisa memilih. Mau taat atau bermaksiat. Mau dekat dengan Allah atau menjauh. Mau hidup untuk akhirat atau hanya mengejar dunia. Mau menjadi orang yang bermanfaat atau sibuk memikirkan diri sendiri.

Namun di akhirat, kita tidak bisa lagi memilih. Allah yang menentukan siapa yang mendapatkan rahmat-Nya, siapa yang mendapatkan ampunan-Nya, dan siapa yang mendapatkan surga-Nya. Allah Ta'ala berfirman:

“Pada hari ketika sebagian wajah menjadi putih dan sebagian wajah menjadi hitam.” (QS. Ali 'Imran: 106)

Hari itu... bukan lagi saatnya memperbaiki pilihan.
  1. Tidak ada lagi kesempatan untuk berkata, “Seandainya saya dulu lebih rajin shalat.”
  2. Tidak ada lagi kesempatan untuk berkata, “Seandainya saya dulu lebih banyak bersedekah.”
  3. Tidak ada lagi kesempatan untuk berkata, “Seandainya saya dulu memilih Allah daripada dunia.”
Karena kesempatan memilih hanya diberikan ketika kita masih hidup. Maka jangan sia-siakan kebebasan memilih yang Allah berikan hari ini. Ketika kita memilih Al-Qur'an daripada hiburan yang melalaikan, kita sedang memilih masa depan kita.

  1. Ketika kita memilih kejujuran meskipun merugikan, kita sedang memilih keselamatan kita.
  2. Ketika kita memilih memaafkan daripada membalas, kita sedang memilih kemuliaan kita.
  3. Ketika kita memilih taat meskipun hawa nafsu mengajak maksiat, kita sedang memilih tempat kita di akhirat.

Rasulullahsaw mengingatkan bahwa dunia adalah tempat beramal, sedangkan akhirat adalah tempat menerima balasan. Karena itu, jangan tertipu oleh banyaknya pilihan di dunia.

Yang paling penting bukan berapa banyak yang bisa kita pilih, tetapi apa yang kita pilih.
Sebab suatu hari nanti, ketika semua pilihan telah berakhir, kita akan berhadapan dengan hasil dari pilihan-pilihan tersebut.

Hari ini kita memilih jalan.
Besok kita akan dipilih untuk menempati tujuan akhir dari jalan itu. Maka sebelum memilih sesuatu, tanyakan kepada diri sendiri:

“Apakah pilihan ini akan membuat Allah memilihku untuk mendapatkan rahmat-Nya?”

Semoga pilihan-pilihan kecil kita hari ini menjadi sebab Allah memilih kita untuk menjadi penghuni surga-Nya kelak.

Di dunia kita memilih.
Di akhirat kita dipilih.
Maka pilihlah Allah sekarang,
agar kelak Allah memilih kita.

ditulis oleh
[/Satria Hadi Lubis]

REPORTER DAN EDITOR PORTAL BERITA PKS: Hamzah Sidik | Agung Tazka | Toto Abi Ihsan
Lebih baru Lebih lama